
meski suara selalu bergema ditelinga, ternyata telah menjadi candu pelipur asaQu
kali ini, menari nari bersama kegalauan dan kecemasan
berlenggak lenggok dengan kehampaan dan penantian
bersama siapa tulisan ini Qu terjemahkan,bila bukan denganmu,
merasakah sepertiQu?
berputar putar sudah otakQu seharian, menemui beribu wajah wajah asing,
lusuh juga wajahQu memperhatikannya
untung segera kau basuh penatQu tadi, sehingga tak terlihat pucat tergerai
sentuh jemariku malam ini, rasakanlah,,begitu dingin bukan?
agar malam ini akan terlukis
aduh,, uNa jadi gak konsen chayank,,
Buleh..., Why Not..???
BalasHapus